Sejarah Fakultas Syari'ah dan Hukum



A. Sejarah Berdirinya

1. Awal Berdiri

Berdirinya Fakultas Syari'ah dan Hukum tidak dapat dilepaskan dari adanya keinginan umat Islam Indonesia untuk memiliki lembaga pendidikan tinggi Islam sejak jaman kolonial. Untuk mewujudkan keinginan tersebut, pada bulan April 1945 diadakan pertemuan antara berbagai tokoh organisasi Islam, ulama dan cendekiawan. Dalam pertemuan itu dibentuklah panitia Perencana Sekolah Tinggi Islam yang diketuai oleh Drs. Moh. Hatta dengan anggota-anggota antara lain : K.H. Mas Mansur, K.H.A. Muzakir, K.H. R.F. Karfawi dan lain-lain. Setelah persiapan cukup, pada tanggal 8 Juli 1945 atau tanggal 27 Rajab 1364 H, bertepatan dengan hari Isra' dan Mi'raj diadakan upacara pembukaan resmi Sekolah Tinggi Islam (STI) di Jakarta.

Setelah proklamasi dan ibu kota Republik Indonesia pindah ke Yogyakarta, STI juga hijrah ke kota tersebut dan berubah namanya menjadi Universitas Islam Indonesia (UII) dengan empat fakultas, yaitu : Agama, Hukum, Ekonomi dan Pendidikan. Fakultas Agama UII ini kemudian dinegrikan dan menjelma menjadi Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) yang diatur dengan Peraturan Pemerintah No. 34 Tahun 1950 dan pelaksanaannya diatur dalam Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan No. K/I/14641 Tahun 1951 (Agama) dan No. 28665/Kab. tahun 1951 (Pendidikan) tanggal 1-9-1951.

PTAIN membuka tiga jurusan, yaitu Jurusan Qadla, Tarbiyah dan Dakwah. Setelah PTAIN berjalan kira-kira sembilan tahun - waktu itu Ketua Fakultasnya adalah Prof. Muhtar Yahya - dirasakan tidak mungkin mempertahankan hanya satu fakultas. Dengan alasan, karena demikian luasnya ilmu pengetahuan keagamaan Islam. Maka pada tahun 1960 PTAIN dilebur dan digabungkan dengan Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA) milik Departemen Agama yang didirikan di Jakarta dengan Penetapan Menteri Agama No. 1 tahun 1957. Penggabungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dengan peraturan Presiden RI Nomor 11 tahun 1960 tentang penyelenggaraan IAIN. Maka IAIN al-jami'ah al-Islamiyah al-Hukimiyah diresmikan berdirinya oleh Menteri Agama RI pada tanggal 2 Rabi'ul Awwal 1380 H bertepatan dengan tanggal 28 Agustus 1960 berdasarkan PP. No. 11 tahun 1960 tanggal 9 Mei 1960. IAIN tersebut merupakan penggabungan antara PTAIN di  Yogyakarta dan ADIA di Jakarta.