Diskusi Ilmiah Business Law Centre Muamalat UIN SUKA

Pada hari Senin tanggal 12 Oktober Tahun 2015, bertempat di Teatrikal Fakultas Syari’ah & Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Panitia Diskusi Ilmiah Business Law Centre Jurusan Muamalat telah melaksanakan Kegiatan Diskusi Ilmiah. Tema: “Mencermati Bersama Maraknya Investasi Perpasaran Swasta, Ritel, dan Kawasan Hunian Estate di DIY”. Narasumber : 1. Ririk Banowati, S.H. (Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta). 2. Surana, S.E. (Komisi B DPRD Kabupaten Sleman). 3. Dr. Riawan Tjandra. S.H., M.Hum. (Dekan Fakultas Hukum Universitas Atmajaya). Moderator : Lusiana Nia Kurniati, SH., M.Hum. Pembahasan Untuk mewujudkan cita- cita Bangsa Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yakni terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang salah satu unsur pokoknya adalah kesejahteraan rakyat dengan tercapainya pemerataan pembangunan dan ekonomi. Selaku Legislator DPRD di Yogyakarta memiliki fungsi yang tertera di dalam UU No. 23 tahun 2004 tentang Pemerintah daerah, dan UU perubahanya terdiri dari fungsi pembentukan perda atau legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan. Dijeskan bahwa fungsi tersebut dijalankan dalam kerangka representasi rakyat didaerah, untuk menjalankan fungsinya DPRD menjaring aspirasi rakyat. Dengan demikian DPRD juga berperan dalam penyelengara pemerintahan dalam pertumbuhan investasi perpasaran swasta, ritel dan kawasan hunian estet di Yogyakarta. Salahsatunya dengan dikeluarkan peraturan walikota No. 79 tahun 2010 tentang pembatasan usaha waralaba. Peraturan walikota ini bertujuan untuk melindungi keberadaan warung maupun pasar tradisional yang telah ada sejak dulu yang merupakan salahsatu penggerak utama ekonomi masyarakat. Pemerintahan daerah tidak melarang pendirian pasar modern tetapi berupaya untuk membatasi keberadaanya.