RUA Zainal Fanani: Sukses itu Dimulai dari Pikiran Kemudian Attitude

Sebanyak 516 mahasiswa baru Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Kalijaga Tahun Akademik 2019-2020 mengikuti acara Studium General di gedung Prof. R.H.A. Soenarjo, S.H., Jumat (6/9/2019). Acara yang bertemakan “Sukses Studi di Perguruan Tinggi” ini diisi oleh RUA Zainal Fanani, M.M. Pr. NLP-NS, seorang motivator lulusan S1 Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lulusan Master of NLP USA.

Wakil Dekan I Bidang Akademik, Dr. H. Riyanta, M.Hum. dalam sambutannya pada pembukaan acara mengatakan bahwa setiap orang ingin mencapai kesuksesan di dunia dan akhirat. Sukses di akhirat ditandai dengan ‘masuk surga tanpa hisab’. Sedang sukses di dunia dapat diperoleh dengan memiliki dua hal yaitu hard-skill dan soft-skill.

Hard-skill memiliki peran dalam kerja profesional yang dapat dilihat melalui Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK seseorang. Sedangkan soft-skill adalah kemampuan yang harus dimiliki setiap orang, apapun profesinya. Dan ternyata soft-skill lebih banyak berperan dalam mencapai kesuksesan, yaitu soft-skill 80% berbanding hard-skill 20%.

Sementara Zainal Fanani, sebagai narasumber menyampaikan bahwa sukses itu dimulai dari pikiran kemudian attitude. Kebanyakan orang-orang sukses ternyata adalah orang-orang yang secara lahiriah seharusnya gagal. Tapi kesuksesan itu tidak memakai logika. Kesuksesan ditentukan oleh mindset kesuksesan, tidak mau menyerah dengan keadaan, lalu sikap hidup bahwa kita adalah orang sukses.

Zainal Fanani kemudian menjelaskan bahwa rahasia sukses itu ada di tubuh kita, yaitu yang dinamakan Fisiologi Sukses. Untuk mencapai kesuksesan seseorang harus penuh semangat (antusias), memiliki gerak yang positif (positive motion), lincah dan cekatan (move faster), sikap tubuh yang baik (good attitude), dan berpakaian yang baik (good fashion).

Di samping itu, seseorang yang ingin mencapai kesuksesan juga harus memiliki impian dan target yang kemudian divisualisasikan; melalui tulisan misalnya. Hampir semua kesuksesan itu pernah diimpikan. Inilah yang dinamakan The Power of Dream.

Kita juga harus memiliki ‘keyakinan sukses’ dengan cara afirmasi diri secara positif. Berbicara pada diri sendiri atau berdialog dengan diri sendiri. Walau terkadang kata-kata kita merusak semangat, tapi seringkali kata-kata kita itu justru membuat kita bersemangat. "Pilih yang bersemangat!," pungkas Zainal Fanani. (hk)