FSH Adakan Seleksi Calon Delegasi Kompetisi Debat Konstitusi MKRI

Seleksi calon delegasi Kompetisi Debat Konstitusi MKRI, Selasa (19/02/19)
Selasa (19/02/19). Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan seleksi terbuka untuk calon delegasi Kompetisi Debat Konstitusi Tingkat Regional Tengah yang akan diselenggarakan oleh Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI) pada bulan April 2019 mendatang.
Peserta seleksi terbagi menjadi beberapa tim yang terdiri dari tim PRO dan tim KONTRA. Seleksi ini dihadiri oleh 3 Dewan Juri sebagai Tim Selektor yang tentunya sudah mumpuni di dunia kompetisi perdebatan.
Mosi yang menjadi tema perdebatan seleksi ini adalah “Anggota Dewan Perwakilan Daerah Bebas dari Anggota Partai Politik”. Bertindak sebagai moderator adalah Prusut Papandrio yang memberikan waktu 5 menit kepada tiap peserta untuk menyampaikan argumentasinya.
Fikri Ilham Yulian, salah satu peserta seleksi dari tim PRO, mengemukakan argumentasinya bahwa anggota Dewan Perwakilan Daerah bebas dari anggota partai politik bertujuan untuk mewujudkan check and balance dalam kamar legislatif Indonesia karena ruh pembentukan Dewan Perwakilan Daerah, sebagaimana menurut Soepomo, adalah untuk mencegah disintegrasi bangsa dengan mendengarkan seluruh permasalahan masyarakat daerah.
Sebaliknya, Edi Purnawan dari tim KONTRA yang tidak menyepakati mosi perdebatan berargumen bahwa setiap warga negara punya hak yang sama untuk menduduki kursi pemerintahan karena yang dimaksud dengan non-anggota partai politik adalah hanya pengurus partai politik saja.
Kompetisi Debat Konstitusi tahun 2019 akan menjadi keikutsertaan yang ke-8 kalinya bagi Fakultas Syari’ah dan Hukum pada ajang tersebut. Dari tahun 2012 sampai 2018, Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta selalu mengikuti ajang ini dan meraih berbagai prestasi, yakni sebagai juara tingkat Nasional pada tahun 2013, juara tingkat Regional pada tahun 2014, juara tingkat Nasional pada tahun 2015 dan juara tingkat Regional pada tahun 2017. (maila)