HKI ADAKAN PEMBEKALAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN

Sebanyak 95 peserta program studi Hukum Keluarag Islam Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kaljaga Yogyakarta mengikuti pembekalan PKL (Praktik Kerja Lapangan) di wilayah kerja Kantor Urusan Agama. Kegiatan ini dilaksanakan secara daaring memalui aplikasi zoom meeting pada Rabu, 2 Juni 2021. Hadir dalam kesempatan ini Yasin Baidi, S.Ag., M.Ag. selaku ketua program jurusan sekaligus membuka acara dan pengaharan kepada seluruh peserta PKL. Dalam sambutannya, kaprodi HKI menyampaikan PKL kali ini diselenggarakan di KUA terdekat di mana peserta mahasiswa berdomisili, dari 95 peserta dibai menjadi empat kelompok dengan masing-masing didampingi dosen pembimbing lapangan. Harapannya, program PKL ini mampu memberikan tambahan wawasan keilmuan dan pengalaman selama mahasiswa belajar di KUA, imbuhnya.

Acara dilanjutkan dengan pembekalan PKL yang dipimpin oleh moderator Taufiqurohman, M.H. selaku dosen muda prodi HKI serta pembicara oleh Bapak Ghufron Su’udi, S.Ag. beliau adalah ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) wilayah Yogyakarta sekaligus Kepala KUA Tegalrejo Yogyakarta. Meskipun secara daring, acara pembekalan dan diskusi berlangsung cukup menarik dengan tingginya antusias peserta dalam mengikuti secara seksama melalui pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan memalui chat zoom.

Selaku Kepala KUA beliau menyampaikan beberapa poin penting sebagai pengantar bagi peserta sebelum terjun praktik di KUA;

  1. Sesuai PMA 34 Tahun 2016 tugas dan fungsi pokok KUA kurang lebih ada 9-10 butir di antaranya melakukan pelaksanaan, pengawasan, pencatatan, dan pelaporan pernikahan. Hal ini menjadikan KUA sebagai garda terdepan dalam menyelesaikan dan menjawab persoalan keumatan.

  2. Proram revitaisasi KUA sebagaimana yang dicanangkan Menteri Agama, merupakan jawaban bahwa KUA merupakan problem solving di tengah dinamisnya hal-hal teknis yang terjadi di tengah masyarakat

  3. Saat ini sistem KUA, meminjam istilah UIN yakni ‘terintegrasi’nya segala sistem pencatatan dan pengadmistrasian. Sehingga semua data dan sistem kerja telah terpadu dan saling berkaitan.

  4. Terakhir, sekaligus pesan bagi seluruh peserta PKL bahwa KUA, dalam hal ini penghulu tidak hanya mengurusi soal admisntrasi saja, namun juga harus belajar dan ahli dalam hal non administratif seperti komunikasi, emosi, publik speaking dan leadership.

Di akhir acara zoom¸ moderator mengajak kepada peserta agar berperan aktif dalam kesempatan yang langka ini untuk belajar seluas-luasnya segala sesuatu tentang KUA mulai dari pencatatan pernikahan, zakat, wakaf, haji, kemasjidan, hingga UPZ sehingga kelak jika telah terjun ke masyarakat bisa mengambil pengalaman-pengamalan untuk kemudian diamalkan dan dipraktikkan. (tn/tim)