Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta secara resmi meluncurkan Program Studi Magister Hukum melalui kegiatan Seminar Nasional dan Launching Program Studi Magister Hukum, Sabtu (14/2/2026), bertempat di Ruang Teatrikal Fakultas Syariah dan Hukum.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan tinggi hukum yang berorientasi pada penguatan supremasi hukum, integritas, serta etika publik di Indonesia. Acara launching dihadiri oleh pimpinan universitas dan fakultas, di antaranya Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Noorhaidi Hasan, Wakil Rektor Bidang II Prof. Mochamad Sodik, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY Dr. Ahmad Bahiej, serta Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Prof. Ali Sodiqin.
Turut hadir jajaran Wakil Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, para Ketua dan Sekretaris Program Studi, dosen, akademisi, praktisi hukum, mahasiswa, serta perwakilan media.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menegaskan bahwa pembukaan Program Studi Magister Hukum merupakan bagian dari komitmen universitas dalam memperkuat kontribusi pendidikan tinggi terhadap pembangunan sistem hukum nasional. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis untuk mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan tanggung jawab moral dalam menegakkan hukum yang berkeadilan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Prof. Ali Sodiqin menyampaikan bahwa peluncuran Program Studi Magister Hukum menjadi bagian dari penguatan peran Fakultas Syariah dan Hukum sebagai pusat pengembangan keilmuan hukum yang berbasis nilai keislaman, keadilan, dan integritas. Program ini dirancang tidak hanya untuk memperkuat penguasaan teori hukum, tetapi juga membentuk karakter, etika profesi, serta kemampuan analitis mahasiswa dalam merespons persoalan hukum kontemporer.
Ketua Program Studi Magister Hukum, Dr. Nurainun Mangungsong, menjelaskan bahwa program ini dikembangkan sebagai ruang akademik yang unggul dan responsif terhadap dinamika hukum nasional maupun global. Ia menegaskan bahwa lulusan Program Studi Magister Hukum diharapkan memiliki kemampuan akademik yang kuat, kapasitas analisis yang mendalam, serta integritas moral yang tinggi sehingga mampu berkontribusi secara nyata dalam praktik dan pengembangan hukum di Indonesia.
Rangkaian launching dilanjutkan dengan Seminar Nasional bertema “Hukum, Keadilan, dan Integritas: Mewujudkan Supremasi Hukum dan Etika Publik di Indonesia.” Seminar ini menghadirkan Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia, Dr. Abdul Chair Ramadhan, sebagai narasumber utama.
Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya menjaga integritas hakim dan lembaga peradilan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan supremasi hukum serta kepercayaan publik terhadap sistem peradilan. Ia juga menegaskan peran strategis Komisi Yudisial dalam menjaga kehormatan, keluhuran martabat, dan perilaku hakim melalui penguatan sistem pengawasan peradilan yang independen dan profesional.
Seminar Nasional tersebut dimoderatori oleh Sekretaris Program Studi Magister Hukum Fakultas Syariah dan Hukum. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa program sarjana, magister, dan doktor, dosen, peneliti, serta praktisi hukum.
Diskusi yang berlangsung secara interaktif menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam membahas relasi antara hukum, keadilan, integritas, dan etika publik dalam konteks pembangunan sistem hukum nasional.
Melalui peluncuran Program Studi Magister Hukum ini, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk menjadi pusat pengembangan keilmuan hukum yang unggul, berintegritas, dan berlandaskan nilai keislaman serta keadilan sosial. Program ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia hukum yang profesional dan berkontribusi nyata dalam penguatan supremasi hukum di Indonesia.