Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terus berupaya memperkuat kapasitas mahasiswa, khususnya dalam bidang kepemimpinan dan pengembangan karakter. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen fakultas dalam mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, integritas, dan kemampuan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Sebagai generasi intelektual, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agent of change dan social control. Peran tersebut menuntut mahasiswa untuk peka terhadap persoalan sosial dan aktif memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya. Karena itu, karakter mahasiswa yang dibutuhkan saat ini bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu berkomunikasi dengan baik, bersikap profesional, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Untuk membangun karakter tersebut, mahasiswa perlu memiliki konsep dan langkah nyata dalam pengembangan diri. Beberapa hal penting yang perlu ditanamkan di antaranya adalah membangun jiwa kepemimpinan, menumbuhkan integritas pribadi, serta memperkuat integritas dalam kepemimpinan. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjalankan perannya sebagai generasi penerus, penggerak perubahan, dan calon pemimpin masa depan yang berkualitas.
Kepemimpinan tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan memimpin organisasi, tetapi juga sebagai sikap hidup yang konsisten antara perkataan dan tindakan. Seorang pemimpin dituntut memiliki komitmen, kemampuan, serta nilai-nilai moral yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan organisasi maupun di tengah masyarakat.
Sebagai upaya mewujudkan hal tersebut, Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga menyelenggarakan Workshop Leadership bagi Pengurus Lembaga Kemahasiswaan (LKM) pada Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung selama sehari penuh ini diikuti oleh sekitar 100 pengurus LKM sebagai peserta aktif.
Workshop menghadirkan dua narasumber inspiratif, yaitu Syauqul Muhibbin, alumni Fakultas Syari’ah dan Hukum yang kini menjabat sebagai Wali Kota Blitar, serta Ahmad Zubaidi yang saat ini berkiprah sebagai Tenaga Ahli Pimpinan DPR RI. Kedua narasumber berbagi pengalaman, wawasan, dan motivasi kepemimpinan kepada para peserta melalui suasana workshop yang interaktif dan komunikatif. Pelaksanaan kegiatan di Hotel Innside Yogyakarta turut mendukung terciptanya atmosfer pembelajaran yang nyaman dan inspiratif.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Syari’ah dan Hukum yang turut mendampingi kegiatan tersebut menegaskan pentingnya membangun jiwa kepemimpinan di kalangan mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Hukum harus memiliki kemampuan leadership, rasa percaya diri (sense of confidence), kompetensi di bidang hukum dan syariah, serta integritas moral yang kuat.
Dengan bekal tersebut, mahasiswa dan alumni Fakultas Syari’ah dan Hukum diharapkan mampu tampil sebagai agen perubahan yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta mampu menjawab tantangan zaman di berbagai bidang kehidupan.