Dilihat 0 Kali

03_696_WhatsApp Image 2026-08-25 at 10.43.29.jpeg

Rabu, 26 Agustus 2026 08:22:00 WIB

780 Justicia Muda Resmi Jadi Keluarga Besar FSH UIN Sunan Kalijaga

Yogyakarta, 21 Agustus 2026, Tiga hari, 19–21 Agustus 2026, menjadi awal perjalanan baru bagi 780 mahasiswa baru Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Untuk pertama kalinya, mereka mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), sebuah gerbang awal untuk mengenal kehidupan akademik, kemahasiswaan, dan lingkungan kampus.

Dengan penuh antusiasme, para mahasiswa baru yang kemudian dikenal sebagai Justicia Muda FSH 2026 mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib, disiplin, sekaligus penuh keceriaan dan persahabatan.

Mengawali Langkah dengan Dhuha

Hari pertama PBAK, Rabu (19/8), diawali dengan salat Dhuha berjamaah di Laboratorium Masjid UIN Sunan Kalijaga. Dari sana, ribuan mahasiswa baru bergerak menuju Multi Purpose (MP) Gedung Prof. Dr. HM. Amin Abdullah untuk mengikuti pembukaan PBAK tingkat universitas.

Tahun ini, UIN Sunan Kalijaga menerima 5.711 mahasiswa baru yang mengikuti rangkaian PBAK secara bersama-sama. Suasana semakin semarak ketika dilakukan seremoni pemakaian jas almamater kepada perwakilan mahasiswa dari setiap fakultas.

Menariknya, PBAK Universitas tahun ini juga memiliki keterkaitan erat dengan FSH. Ketua Panitia PBAK Universitas dari unsur mahasiswa adalah Achmad Abdillah, mahasiswa FSH. Sementara itu, Ketua Panitia PBAK 2026 dari unsur pimpinan universitas adalah Wakil Dekan III FSH, Dr. Saifuddin, S.H.I., M.S.I.

Setelah seremoni pembukaan, mahasiswa mendapatkan materi mengenai moderasi beragama yang disampaikan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Abdur Rozaki, M.Si., bersama Duta Kalijaga Change Maker. Sesi tersebut dipandu oleh Ratu Sheba, wisudawan terbaik FSH pada Agustus 2026.

Usai salat Zuhur dan makan siang, rangkaian kegiatan berlanjut dengan pengenalan konsep kampus inklusi yang diisi oleh Pusat Layanan Difabel melalui penampilan musik. Materi kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi dari Pusat Layanan Terpadu Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual, sebelum ditutup dengan materi dari Badan Narkotika Nasional.

Sehari Menjadi Warga FSH

Jika hari pertama menjadi ruang pengenalan di tingkat universitas, hari kedua, Kamis (20/8), sepenuhnya menjadi momentum bagi Justicia Muda untuk mengenal lebih dekat FSH.

Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Dekan FSH, Prof. Dr. Ali Sodikin, M.Ag. Selanjutnya, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai aspek kefakultasan melalui materi yang disampaikan Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. Ocktoberrinsyah, M.Ag.

Mereka kemudian diajak mengenal program studi masing-masing melalui pemaparan dari seluruh ketua program studi jenjang sarjana di FSH. Tidak hanya soal akademik, mahasiswa juga diperkenalkan dengan kehidupan organisasi dan aktivitas kemahasiswaan melalui sosialisasi Lembaga Kemahasiswaan (LKM) dan Badan Otonom Mahasiswa Fakultas (BOMF).

Setelah jeda salat Zuhur dan makan siang, kegiatan kembali berlanjut dengan materi “Sukses Akademik” yang disampaikan Prof. Dr. Lindra Darnela, S.Ag., M.Hum. Sesi terakhir diisi dengan materi kepemimpinan oleh Dr. Khoirul Anam, S.H.I., M.S.I.

Hari kedua menjadi kesempatan bagi Justicia Muda untuk tidak sekadar mengenal ruang kuliah, tetapi juga memahami bagaimana menjadi bagian dari keluarga besar FSH.

Ketika PBAK Berubah Menjadi Kenangan

Hari ketiga, Jumat (21/8), menjadi salah satu momen yang paling dinantikan. Justicia Muda kembali berkumpul di Multi Purpose Gedung Prof. Dr. HM. Amin Abdullah untuk menyaksikan demonstrasi dan penampilan dari 21 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UIN Sunan Kalijaga.

Beragam pertunjukan seni berhasil mencuri perhatian. Penampilan UKM seperti Al-Mizan, Orkes Gambus Al-Jamiah, Kalimasada, dan sejumlah UKM lainnya membuat suasana semakin meriah.

Setelah jeda salat Jumat dan makan siang, kegiatan kembali dilanjutkan dengan penampilan Gita Savana. Rangkaian PBAK tingkat universitas kemudian ditutup dengan pengumuman dan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Justicia Muda kembali ke FSH untuk mengikuti acara penutupan yang telah disiapkan panitia fakultas.

Namun, di balik kemeriahan penutupan tersebut, terselip satu momen yang mungkin akan menjadi kenangan paling membekas dalam perjalanan PBAK tahun ini.

Seorang Justicia Muda mengalami kelelahan pada hari terakhir hingga harus mendapatkan pertolongan. Panitia bahkan telah menyiapkan ambulans untuk membawanya ke Poliklinik UIN Sunan Kalijaga.

Namun, mahasiswa tersebut justru bersikeras menolak untuk meninggalkan kegiatan. Ia masih ingin mengikuti penutupan bersama teman-temannya.

“Jangan, Kak. Kapan lagi saya bahagia?” ujarnya.

Kalimat sederhana itu seolah menjadi penutup yang paling manusiawi dari tiga hari perjalanan mereka.

PBAK mungkin hanya berlangsung tiga hari. Namun, bagi 780 Justicia Muda FSH 2026, tiga hari tersebut adalah awal dari perjalanan panjang sebagai mahasiswa hukum Islam, sekaligus awal dari cerita, persahabatan, pengalaman, dan kenangan yang akan mereka bawa hingga bertahun-tahun ke depan.

Selamat datang, Justicia Muda FSH 2026. Selamat menempuh perjalanan baru. Kini, kalian bukan lagi sekadar mahasiswa baru. Kalian adalah bagian dari keluarga besar Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga.