Benchmarking Rumah Jurnal FSH ke Rumah Jurnal IAIN Kudus

Dalam rangka meningkatkan kualitas dan mutu, Rumah Jurnal Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) sambangi Rumah Jurnal IAIN Kudus guna Kunjungan dan Studi Orientasi Peningkatan Kualitas dan Akreditasi Jurnal FSH. Diterima baik oleh Managing Editor Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS), Muhamad Mustaqim dan Dr. Fuad Munajat, SS, MA selaku Sekretaris LPPM di ruangan Rumah Jurnal IAIN Kudus, Kamis (17/03).

Mustaqim, selaku Managing Editor QIJIS dan ketua Rumah Jurnal IAIN Kudus sangat senang sekali di kunjungi oleh "mbah-nya" (sebutan), kakek yang dulu turut andil dalam terciptanya berbagai jurnal yang ada di IAIN Kudus, khususnya jurnal QIJIS. "Ya dulunya editor kami adalah dosen-dosen yang ada di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, kita sangat senang sekali akhirnya bisa bertemu secara formal hari ini", tuturnya dalam menyambut kedatangan rombongan Rumah Jurnal FSH.

Sembari itu, Dr. Fuad Munajat, SS, MA juga melayangkan bahwasannya, "kita dulu sudah ingin sekali bertemu namun karena kondisi pandemi akhirnya baru hari ini bisa bertemu secara formal. Semoga pertemuan dan silaturahmi ini dapat kita teruskan dalam bentuk kerjasama demi kemajuan khususnya jurnal-jurnal yang ada di IAIN Kudus".

Selanjutnya, Rumah Jurnal FSH yang dikomandoi oleh Fuad Mustafid, M.Ag., menuturkan bahwasannya Rumah Jurnal FSH ini terdiri dari beberapa Jurnal yang ada di Lingkungan FSH. Dimana masing-masing jurnal ini akan mengagendakan akreditasi pada tahun ini dan tahun berikutnya. Diantaranya ada Jurnal Asy-Syir'ah yang dikelola oleh Hijrian Angga Prihantoro, L.L.M., Bustanul Arifien Rusydi, M.H. dkk., Jurnal Al-Ahwal yang dikelola oleh Muhammad Jihadul Hayat, S.H.I., M.H., Taufiqurohman, M.H. dkk., Jurnal Al-Mazaahib dikelola oleh Mu'tashim Billah, S.H.I., M.H. dkk., Jurnal Supremasi Hukum dikelola oleh Yulianta Saputra, S.H. M.H. dkk., Jurnal Az-Zarqa' dikelola oleh Ihya' Ulumuddin, M.Sos. dkk., Jurnal Staatsrecht dikelola oleh Miski, M.Sos. dkk., dan Jurnal Inright dikelola oleh Diky Faqih Maulana, S.H., M.H. "Semua yang berada disini (10 orang) adalah seluruh pengelola jurnal yang ada di lingkungan FSH dan sedang akan melakukan akreditasi kembali guna meningkatkan kualitas dan mutu dalam dunia perjunalan", tambahnya dalam mengakhiri sesi perkenalan dalam kunjungan pagi ini.

Dalam sesi inti, Rumah Jurnal IAIN Kudus menceritakan sejarah awalnya kebangkitan jurnal yang ada di IAIN Kudus. Dalam kesempatan itu, Mustaqim sempat mengingat kembali bahwasannya Jurnal ADDIN dulunya menjadi prioritas dan sangat diperhatikan dibanding QIJIS. QIJIS pertama kali terbit tahun 2013, dan seiring berjalannya waktu kita memberanikan diri langsung untuk mendaftarkan jurnal ini ke Scopus. "Di tahun 2016, QIJIS Terindex DOAJ. Kemudian pada 19 Agustus 2018 jurnal QIJIS sudah Accepted Scopus dan sampai akhirnya masuk Scopus pada 31 Mei 2019 dan berlanjut masuk Scimago JR 11 Juni 2020", tambahnya dalam menceritakan sejarah QIJIS.

Mustaqim juga menambahkan bahwa sampai saat ini QIJIS setiap tahunnya menerima kurang lebih 700 artikel yang masuk dan itu masih dalam proses penyaringan yang sangat ketat. "Setiap terbitan kami ada sekitar 6-9 artikel yang akan kami terbitkan dan itu sangat menguras tenaga ketika artikel yang masuk dalam jurnal kami sangat banyak, tapi itu adalah usaha kami yang dulunya juga susah mencari artikel dengan berbagai cara kami seperti men-submit artikel di berbagai index yang kami rasa rendah tapi itu malah membuat kami dikenal secara nasional khususnya", tuturnya sembari mengingatkan kembali masa-masa kelam jurnal QIJIS.

"Rumah Jurnal kami juga berbeda dengan Rumah Jurnal UIN Sunan Kalijaga dimana kami hanya mempunyai sekitar 38 jurnal sedangkan UIN Sunan Kalijaga memiliki lebih dari 80-an jurnal disana dan masing-masing fakultas mempunyai Rumah Jurnal seperti kunjungan pagi hari ini. Kami, selaku rumah jurnal juga masih turut andil khususnya dalam mengawal jurnal yang ada di Lingkungan IAIN Kudus ketika akan melakukan akreditasi", tegas Managing Editor QIJIS IAIN Kudus dalam mengakhiri sesi inti tadinya.

Setelah beberapa sesi tadi akhirnya Rumah Jurnal FSH mendapatkan kesempatan untuk saling bertukar pengalaman dan hambatannya. Seperti diketahui, Jurnal Asy-Syir'ah akan melakukan re-akreditasi ulang SINTA-nya. Jurnal Al-Ahwal sedang melakukan proses pendaftaran ke Scopus. Jurnal Al-Mazaahib dan Supremasi Hukum sedang mengupayakan pendaftaran SINTA pada tahun ini. Jurnal Az-Zarqa', Staatsrecht dan Inright akan mengupayakan di tahun berikutnya. Dalam serangkaian ini, Ketua Rumah Jurnal FSH ingin masing-masing pengelola jurnal tadinya sudah mempersiapkan strategi dan taktiknya agar memperoleh akreditasi secara maksimal. (iu/tim)