FSH Adakan Interview Calon Mahasiswa Asing Baru tahun 2021

Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan acara penerimaan mahasiswa asing baru di FSH. Agenda kali ini merupakan interview terhadap kandidat Mahasiswa Asing yang akan masuk ke UIN Sunan Kalijaga secara daring. Penawaran Beasiswa Sunan Kalijaga Global Scholarship (BSKGS) baru dimulai tahun ini dan terbagi dua macam, yakniFully ScholarshipdanPartial Scholarship. Untuk Fully Scholarship dengan fasilitas free UKT dan living cost di mana per fakultas kuotanya hanya dua orang saja. Lalu yang Partial Scholarship hanya meliputi free UKT semata dengan kuota yang lebih dari yang Fully Scholarship.
“Beasiswa ini terdari dari Fully dan Partial Scholarship. Untuk yang fully itu free UKT dan living cost, tapi kouta per fakultas hanya dua mahasiswa saja” ujarDr. Sri Wahyuni, S.Ag., M. Ag. ketika menjelaskan fasilitas beasiswa BSKGS. Setidaknya dalam acara kali ini dibawakan oleh Miski, S.H.I., M. Sos. selaku Host bersama co-host-nya, yakni Muhammad Ulul Albab. M.H. Acara ini dilaksanakan secara daring dengan menggunakaan aplikasi Zoom Meeting dan dibagi dalam 2 sesi. Sesi pertama dimulai Senin 9 Agustus 2021 mulai sejak pukul 09.00 WIB hinnga pukul 17.00 WIB dan dilanjutkan pada Rabu 11 Rabu 2021 mulai pukul 09.00 WIB-17.00 WIB.
Berdasarkan data yang dipaparkan Wakil Dekan III bidang kemahasiswaan Dr. Sri Wahyuni, S.Ag., M. Ag., M.Hum, Total pendaftar tahun ini di FSH UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terdapat sebanyak 158 pendaftar asing dari pelbagai negara yang mayoritas berasal dari Afrika. Di antaranya ada yang berasal dari Gambia, Malasya, Guinea, Tanzania, Cameroun, Mali, Yaman, Nigeria, Bangladesh, Yemeni (Yaman), Nepali, Egypt, Afganistan, Uganda, dan Ghana, sangat tampak antusias dari pihak peserta dan pewawancara. Begitu sesi tanya jawab interviu terlihat bahwa ada yang menggunakan bahawsa inggris ataupun bahasa arab. Di antara para pengujinya ialah Dr. Sri Wahyuni, S.Ag., M. Ag., M.Hum, H. Wawan Gunawan, S.Ag., M.Ag. serta Drs. M. Rizal Qosim, M.Si.
Meski harus diakui agenda diatas belum berjalan sesuai rencana sebab faktor kurang pahamnya para peserta tentang jadwal yang sudah dikirim via e-mail. Selain itu, agenda belum berjalan sesuai rencana karena penerimaan calon mahasiswa baru via jalur BSKGS baru pertama kali dan ternyata atensi yang ikut cukup masif. Sedangkan pada tahun sebelumnya hanya jalur regular semata dan yang turut serta hanya sedikit. Disisi lain, halangan yang ada juga karena seperti ada yang masuk tak sesuai jadwal, sementara yang sudah dijadwalkan belum pada masuk lantaran ada disparitas waktu, yakni kita di masa pagi menjelang siang dan mereka di tengah malam menjelang pagi. (ys/mus/tim)