Dilihat 0 Kali

03_952_WhatsApp Image 2026-04-24 at 06.42.03.jpeg

Jumat, 24 April 2026 08:26:00 WIB

FSH UIN Sunan Kalijaga Tancap Gas 2026, Workshop Mutu Lembaga Digelar untuk Kejar Target IKU dan Prestasi Global

Dalam rangka memastikan pelaksanaan program kerja tahun 2026 berjalan sesuai target dan sasaran strategis, Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Peningkatan Mutu Lembaga. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 April 2026, bertempat di Platinum Hotel and Conference Center Yogyakarta.

Workshop tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari Rektor, Wakil Rektor, hingga Kepala Biro. Selain itu, turut hadir pimpinan Fakultas Syari’ah dan Hukum yang terdiri atas Dekan, Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Program Studi, Ketua Lembaga, para Guru Besar, dosen, serta tenaga kependidikan.

Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melakukan konsolidasi pelaksanaan program kerja tahun 2026 sekaligus merumuskan prioritas strategis tahun 2027. Menurutnya, seluruh pimpinan fakultas, program studi, dan lembaga akan mempresentasikan prioritas kegiatan yang telah tercant dalam RKAKL, serta menyampaikan rencana program unggulan untuk tahun mendatang.

Ia menegaskan bahwa seluruh program yang dirancang harus berorientasi pada pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Perjanjian Kinerja (Perkin) Rektor sebagai tolok ukur keberhasilan institusi.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi, M.A., M.Phil., Ph.D., dalam arahannya mengajak seluruh civitas akademika untuk terus melakukan konsolidasi dalam mewujudkan visi, misi, dan tujuan fakultas secara berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kerja kolektif dalam membangun kualitas akademik yang unggul dan berdaya saing global.

Rektor juga memberikan apresiasi atas capaian Fakultas Syari’ah dan Hukum yang berhasil menempati peringkat 262 dunia dan peringkat 5 nasional bidang hukum dalam pemeringkatan Scimago Institutions Rankings. Prestasi tersebut, menurutnya, menjadi bukti kesungguhan seluruh civitas akademika sekaligus tantangan besar untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas di masa mendatang.

Lebih lanjut, Rektor mengajak seluruh peserta workshop untuk melakukan refleksi mendalam terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia mempertanyakan sejauh mana proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat telah benar-benar sejalan dengan amanah undang-undang serta tujuan filosofis pendidikan nasional.

Menurutnya, masih banyak aspek yang perlu diperbaiki, baik dalam proses pembelajaran, penguatan riset, maupun pengabdian kepada masyarakat. Masukan mahasiswa, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui kuesioner dalam sistem informasi akademik, harus dijadikan bahan evaluasi sekaligus kritik internal bagi para dosen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.

Dalam bidang penelitian, Rektor menekankan pentingnya peningkatan jumlah artikel ilmiah yang dipublikasikan, penguatan kolaborasi riset antara dosen dan mahasiswa, serta kontribusi nyata dalam produksi dan pengembangan ilmu pengetahuan. Sementara dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, ia berharap seluruh kegiatan pengabdian berbasis pada keilmuan yang dikembangkan oleh fakultas maupun program studi agar lebih berdampak dan berkelanjutan.

Workshop ini juga menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Daerah Istimewa Yogyakarta, Hary Eka Surjanta, S.E., yang menjabat sebagai Koordinator Pengawasan Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Pusat.

Dalam presentasinya yang bertema “Perencanaan dan Penganggaran Berkualitas untuk Mendukung Mutu Perguruan Tinggi”, ia menekankan pentingnya sinkronisasi antara perencanaan strategis dan penganggaran yang efektif. Materi tersebut menjadi landasan penting bagi fakultas, program studi, maupun lembaga dalam menyusun sasaran strategis, menetapkan prioritas kegiatan, hingga menentukan alokasi anggaran secara tepat.

Poin-poin dalam IKU dan Perjanjian Kinerja Rektor, lanjutnya, harus menjadi sasaran strategis utama yang dijadikan acuan dalam penyusunan program prioritas agar pelaksanaan kegiatan tidak hanya berjalan administratif, tetapi juga berdampak nyata terhadap peningkatan mutu perguruan tinggi.

Melalui workshop ini, Fakultas Syari’ah dan Hukum menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas akademik, serta menjaga prestasi yang telah diraih demi mewujudkan fakultas yang unggul, kompetitif, dan berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional.